renungan

All posts in the renungan category

Membangun Brand Itu Penting

Published Mei 8, 2014 by avokadojuice

Annyeong haseyo… Hari ini Kyuppa merindukanku kah? Aku juga merindukanmuuuu *plak

Yak! Akibat nonton video Oppa sejak bangun tidur jadi terbayang-bayang terus *halah. Ah sudahlah, lanjut ke topik.

Topik kali ini adalah tentang branding. Waeyo? Karena beberapa hari yang lalu, mungkin sekitar seminggu-an kemarin, ada seseorang yang berusaha meruntuhkan imanku *waduh.

A-a… sebelum kalian berpikir aneh-aneh, ini tidak seperti yang kalian bayangkaaannn! *bacanya dengan nada kayak cewek yang ketahuan selingkuh di ep-ti-pi. Yang meruntuhkan iman di sini bukan sulap bukan sihir cowok kece kayak si Kyuhyun Oppa ya, ataupun cowok manis nan cute kayak Fishy Donghae Oppa,

hae and kyu

Fishy Donghae and Evil Kyuhyun, manisnyaaa ¬0¬

melainkan seorang ibu-ibu, pemirsah!!

A-a-a… kan sudah aku bilang jangan mikir macem-macem, ini bukan karena aku ganti selera atau apa, tapi pokok permasalahannya adalah di kesetiaan *nah lho. Maksudnya begini, si ibu-ibu itu kebetulan tetanggaku. Beberapa waktu lalu, udah lama banget sih beliau pernah aku beri info tentang Nutrisi Herbalife. Aku kasih info member diskon juga, tapi beliau responnya agak sedikit nggak bagus, dan tau-tau… tadaaaaa…. beliau sudah member di Konsultan lain. Oke, no problem, nggak masalah, udah biasa kayak gitu *gigit-gigit baju. Karena saking sudah terbiasanya, aku nggak begitu memperdulikan juga, toh namanya rejeki kan udah sendiri-sendiri. Nggak mungkin juga aku makan rejeki orang lain, orang lain makan rejekiku. Aku nggak galau, ataupun mau bunuh diri, nggak sama sekali *meyakinkan dengan sungguh-sungguh. Trus beberapa hari yang lalu, beliau datang ke rumah mau beli salah satu produk. Sebelum aku layani, seperti biasa aku mengajukan pertanyaan sesuai prosedur,

Aku: ” Ibu sudah member sama Konsultan siapa?”

Ibunya: ” Mb Tuing *nama disamarkan, itu lho mbak, yang buka di mall juga dulu.”

Aku: ” Oke, saya boleh lihat kartu ID nya bu?”

Ibunya nyerahin kartu ID Herbalife, oke berarti beliau memang sudah member.

Aku: ” Saya minta no. telp Mb Tuing ya bu, karena setelah ini saya harus laporan sama Mb Tuing kalo ibu berbelanja di saya”

Ibunya nyebutin no.Hp dengan ragu-ragu. Setelah aku catat, transaksi terjadi dan sepanjang transaksi aku menjelaskan.

Aku: ” Maaf bu, karena ibu memang sudah member dengan Mb Tuing, jad uang yang saya terima dari ibu nanti akan saya kembalikan pada Mb Tuing. Karena aturan di perusahaan, customer/member memang harus dikembalikan pada Konsultannya. Sedangkan saya, sebagai Konsultan Herbalife juga, yang posisinya bukan Konsultannya ibu, hanya bersifat membantu ibu, jadi perantara aja antara ibu dan Konsultan ibu langsung yaitu Mb Tuing.”

Ibunya manggut-manggut tapi habis itu komplain macem-macem, ya pada intinya agak nggak puas sama Konsultannya beliau. Aku sih cuma dengerin manggut-manggut, karena sekali lagi, itu sudah biasaaa…

Habis itu beliau pamitan pulang. Nah masalah yang hampir merenggut keimanan saya adalah ketika beberapa menit kemudian, beliau datang lagi ke rumah trus bilang gini, ” Mb, nanti kalo hubungi Mb Tuing, jangan bilang kalo yang belanja ke mbak itu saya. Bilang aja ada membernya Mb Tuing yang belanja ke Mb, tapi nggak usah sebutin nama saya.”. Seketika aku mengeluarkan ilmu kebatinan, alias mbatin, mana bisa nggak bilang siapa namanya wong haknya Mb Tuing tau nama tiap member apalagi tiba-tiba dia dapat uang dari Konsultan lain yang dibelanjai membernya sendiri. Yo pasti aku nggak bisa ngelak lah. Tapi aku cuma senyum-senyum sambil bilang,” Oh gitu… oke.”. Lah masalah lain mamiku datang  dan bilang gini,” Karena ini permintaan customer ya nggak papa lah dek nggak usah dilaporin ke Mb Tuing.”

Mwo?? Apa-apaan ini?? Mana si ibu itu juga ikut mengangguk antusias denger kata-kata mamiku. Aku cuma menghela nafas dan nggak debat apapun sampai si ibu pulang. Habis itu mamiku bilang,” Jaga perasaan si tetangga aja, daripada kamu bilang ke Mb Tuing trus malah Mb Tuing sama si ibu tetangga bermasalah, nanti kita yang disalahin juga.” . Trus aku mikir, iya sih mamiku bener. Kan ini permintaan customer sendiri. Let it go… aku segera tidak peduli dengan kejadian itu lagi. Sampai akhirnya semalem….

Sebenernya bukan tadi malem sih, tapi sejak 2 minggu ini aku baru mau nyelesaiin baca buku Midas Touch nya Donald Trump dan Robert Kiyosaki. Sumpah, keren banget buku iniiii…. Bahas tentang ” MENGAPA SEJUMLAH PENGUSAHA BISA KAYA SEMENTARA KEBANYAKAN LAINNYA TIDAK”.

MIDAS TOUCH

Aku baru sampai Bab Tiga (Jari Tengah) tentang MERK. Di mana di situ dibahas panjang lebar tentang Setia Pada Merek. Ah gimana cara saya menjelaskan…. begini,

Merek itu adalah janji, cerminan dari tubuh, pikiran dan jiwa. Setiap merek hebat terdapat DNA dari pengusaha yang memulainya. Kalau DNA itu hilang, merek akan mati.

Nampar banget rasanya. Awal aku ada di Herbalife, niatku adalah aku ingin menjadi Konsultan Herbalife yang sukses dunia-akhirat, selalu menjaga nama perusahaan dengan hati-hati dan tidak melanggar aturan. Nah, padahal aku hampir saja melanggar peraturan dengan tidak melaporkan transaksi yang seharusnya bukan milik saya ke pemilik sebenernya. Kalo aku membiarkan hal ini terjadi, aku bisa mematikan merek ku sendiri- kualitas yang aku bangun sendiri. Aku nggak boleh gini kalo aku mau jadi pengusaha hebat dan suskse. Aku nggak mau jadi pengusaha ecek-ecek!

Problem solved!

Hufft, terimakasih Ya Allah sudah mengingatkanku kali ini agar aku selalu di jalan-Mu 😀

Terimakasih juga buat Bebeg, motivasimu selalu membuatku ingin jadi orang yang lebih baik dan lebih baik lagi. Jadi mulai hari ini mari kita membangun Merek yang Hebat dan Luarrr Biasaaaa…..!!

do-brand-as-business

======================================================================

* Ternyata air putih dapat membantu Mengontrol Berat Badan, lho. Yuk, cek infonya di sini.

* Mau Naik / Turun Berat Badan secara Aman, Sehat dan Tanpa Efek Samping? Mampir ke blogku satunya ya: http://www.nutrisicantik.blogspot.com

Feeling not good… :(

Published Januari 6, 2014 by avokadojuice

Sad-womanMalam, temans…

Sambil nyoba laptop baru (it isn’t mine but my Dad), Sony VAIO touchscreen, asyik juga mengingat saya belum pernah pegang laptop touchscreen *katrok, hahaha… Katanya sih bisa “disentuh” tapi tanpa menyentuh juga alias dari jarak jauh (katanya mas penjualnya bisa dalam jarak 7 meter, lho), tapi sampai sekarang aku nggak tau caranya, ada yang mau ngasih tau caranya?

Vivi ini gimana, sih… katanya anak Teknik Informatika tapi gadget beginian koQ nggak tau, ckckck…

Hahahahaha… akhir-akhir ini jarang pegang gadget. Paling cuma HP Cross merah (aku sudah lupa tipe berapa) yang baru aja pagi tadi aku masukin ke “bengkel” gara-gara kemarin lusa nyemplung di air laut.

Ya ya ya… Januari 2014 nggak begitu bawa harapan baru sebenernya. Karna dari awal tahun sudah ada sesuatu yang tiba-tiba mau tidak mau memaksa saya buat mikir realita hidup saya yang sedang saya hindari. Nggak semua realita sih, hanya satu bagian yang sedang tidak ingin saya pikirkan tapi harus saya pikirkan mengingat banyak faktor, yaitu Kuliah. Faktor-faktor yang juga berpengaruh jika saya tidak segera menyelesaikan kuliah saya:

1. Usia, seharusnya saya sudah lulus 😦

2. Menikah, segera ingin menyelesaikan ‘anugerah’ dalam hubungan kami dan memenangkannya. ATTENTION: tanda petik itu jangan diartikan aneh-aneh ya, saya anak baik-baik, itu hanya masalah internal yang tidak bisa diungkap ke publik *jiahhh…

3. Bisnis, nggak bisa fokus. Pikirannya jadi ‘mendua’ dengan kuliah karena tidak dapat dukungan penuh dari ortu. Saya ingin segera jadi President’s Team dan seharusnya ini tidak jadi masalah buat saya! Hah! But i still think about it and make it load, huhh :((

Yang jelas, aku tipe orang yang susah sekali move on ketika berbenturan dengan sesuatu yang bikin hati nggak enak. Bisa nggak melakukan apa-apa hingga berhari-hari bahkan beberapa tahun! Dan kali ini benar-benar bikin hati dan pikiranku terganggu! Walaupun sudah sempet refreshing di Pantai Klayar, tetep aja begitu pulang ke rumah langsung down lagi. Eeehh… ditambah HP ku masuk bengkel.  Bebeg yang biasanya jadi tempat ‘melarikan diri’ dari begitu banyak realita yang tidak sesuai dengan impian, karena HP (lagi, lagi) yang masuk bengkel, kapasitas saya untuk berkomunikasi dan sharing dengan dia jadi terbatas.

Pokoknya awal tahun ini BETE BERAT!!!

Customer-customer ku tercinta juga belum sempet aku follow up. Ya Robbi, jangan biarkan hamba-Mu jadi se-menyedihkan ini…

Sebenernya ditilik dari sumber masalah aku seperti ini adalah karena males kuliah. Bukan males ya, tapi sudah nggak pengen, nggak minat, apalah itu namanya. Aku sudah mencintai dunia lain, dunia kerjaku, di mana akau menemukan impianku yang mulai terwujud. Jadi kadang aku terpikir, ” Kuliah buat apa, coba?” karena aku bisa mewujudkan impianku menjadi Konsultan Nutrisi ( sebenernya pengen jadi dokter, Konsultan Nutrisi sedikit menyerupai dokter, hehe) tanpa menyinggung-nyinggung jurusan kuliah yang aku ambil sekarang. Pengen rasanya berhenti dari kuliah. Tapi koQ ya rasanya gimana gitu… Soalnya kalau ada orang yang tanya ke aku, ” Mending aku kuliah atau kerja dulu?”, aku pasti bilang “Kuliah”. Karena emang kuliah itu penting, entah nanti di kemudian hari dia kerja di bidang yang sama sekali nggak nyambung sama jurusan yang diambil saat kuliah, tapi seenggaknya dia punya relation yang lebih luas, temen yang menyebar di berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri dan mau tidak mau aku akui itu bisa sangat membantu juga dalam bisnis atau pekerjaan apapun yang akan diambil di kemudian hari, right?

Dilema yang tidak berkesudahan dan tidak membuahkan hasil yang ujung-ujungnya tidak melakukan apa-apa. Aku yang sangat mencintai rumah, jadi sangat tidak betah dengan suasana rumah, huft… I wish – i really wish it – i wish this year, 2014, i finished my college, amiiinnn….

Aku Sayang Babe

Published Juni 25, 2013 by avokadojuice

Tiba-tiba pengen nangis…

Waktu aku baru sibuk otak-atik blog ku Solusi Tercanggih Mengendalikan Berat Badan Ideal, aku denger suara babe ku lagi tidur. Aku jadi inget artikel yang pernah aku baca tentang sleep apnea, yaitu berhenti bernafas selama 10 detik atau lebih ketika tidur… air mataku jadi tumpah…

Ya Rabb, aku ngapain aja selama ini… kenapa aku begitu buta, selama ini aku mencari-cari orang-orang yang butuh bantuanku untuk menolongnya lebih sehat, sedangkan di depan mataku sendiri orang yang paling aku sayangi juga sangat membutuhkan aku… Apa aku harus menunggu sampai beliau sakit? bodohnya aku…

Aku pengen meluk babe, pengen bilang “aku sayang sekali sama babe, maafin aku”… tapi aku cuma bisa liat babe ku dari ruang kerja, sambil nangis, huftt… aku tau selama ini babe banting tulang untuk keluarga kami sampai ke luar kota, capek, nggak punya banyak waktu. Mungkin secara akademik atau kelakuanku belum bisa jadi anak yang bisa membuat babe bangga. Yang aku tau… gimana cara hidup sehat, dan aku HARUS membuat babe hidup lebih SEHAT!!! Aku sayang sekali sama babe, aku pengen bisa liburan sama babe, aku pengen ditemani babe di pelaminan nanti, aku pengen selalu liat senyum babe, aku sayang sekali sama babe…

Selama ini aku egois, mikirin diri sendiri… tapi Ya Allah, tolong ingatkan aku untuk sesegera mungkin menciptakan senyum di wajah babe ku… tolong beri aku waktu, sampai aku benar-benar bisa membuat babe bahagia, tolong bantu aku beri kekuatan untuk tetap berlari menuju impianku…tolong bantu aku mewujudkan impianku, Ya Allah… biarkan aku tetap di jalan ini sampai aku berhasil… aku sayang babe, Oktober 2013 babe harus sudah turun 20kg, bantu aku Ya Allah, bantu aku untuk menolong babe turun berat badan melalui Herbalife, bantu aku untuk konsisten, bantu aku untuk fokus, Ya Allah… bantu aku…

Bismillahirrohmanirrohim…

Ingin Menjadi Wanita

Published Agustus 22, 2011 by avokadojuice

Judulnya aneh, kawan MySpace

Seakan saya ini bukan wanita haha….MySpace

The FACT: saya ini WANITA, ASLI 100% MySpace

Mungkin dulu sedikit tomboy. Suka banget ama celana jeans. Impiannya pengen punya celana jeans dengan berbagai warna (biar bisa disesuaikan dengan baju). Tapi aku baru nyadar, ternyata warna bahan jeans itu kelewat sedikit, biasanya biru, item ama putih. Walaupun aku punya jeans yang warna coklat.

Aku juga suka banget ama sepatu kets. Yang ini lebih mudah cari warna yang sesuai dengan selera. Biasanya aku cari yang warna pink (walaupun tomboy tapi tetep aja nggak bisa membohongi diri sendiri yang suka banget ama warna PINK, haha ). Kalo sudah niat cari sepatu kets, mau bolak-balik dari toko satu ke toko ke sepuluh juga nggak masalah. Mau berapa jam juga dijalani, asal dapat yang pas sesuai selera. Dan beruntungnya saya (alhamdulillah), kakiku ini emang pinter cari sepatu berkualitas (lebih tepatnya mahal sih MySpace). Pernah nih, waktu itu cuma punya uang sedikit, terpaksa milih-milih sepatunya agak lebih lama dari biasanya karna harus milih harga yang bener-bener pas ama kantong. Nah, aku nemu dua sepatu yang menurutku okelah. Tapi harganya beda jauh. Akhirnya sepatu dengan harga yang lebih tinggi (sebut aja A), aku tinggalin deh di tempatnya. Trus sepatu yang harganya lebih murah (sebut aja B), aku coba. Dan hasilnya? walaupun sepatu B yang aku coba sesuai dengan ukuran kakiku, tetep aja nggak nyaman dipakai. Di hati nggak sreg, di kaki juga rasanya kaya’ pakai sepatu kekecilan. Trus, iseng-iseng aku ambil lagi sepatu A dari tempatnya, trus aku coba. Wew… pas banget lho, cocok gitu di kaki, hatiku juga rasanya berbunga-bunga waktu pakai sepatu itu. Ah, tapi lagi-lagi, karna harga mahal akhirnya aku beli sepatu B. Tapi sampai di rumah, sepatu B cuma bertahan aku pakai sampai beberapa minggu, akhirnya beli lagi yang lebih sesuai selera (waktu balik ke toko sepatu itu, sepatu A yang dulu aku taksir sudah nggak ada, mungkin sudah ada yang beli ). Jadi bisa dibilang aku ini boros, banget (kata Mami).

Entah kenapa, aku juga dari kecil nggak suka pakai perhiasan, entah itu kalung, gelang, cincin ataupun anting-anting. Risih. Daripada dibeliin perhiasan, mending dibeliin baju, buku tulis yang super tebel (karna aku suka nulis-nulis, apalagi dulu sering bikin cerita novel ataupun cerpen) atau sepatu. Sampai mamiku itu gemes banget ama aku. Tiap dibeliin anting-anting, tiba-tiba aja ilang.  Nanti dibeliin baru lagi, ilang lagi. Seakan-akan aku ini nggak menjaga pemberian orang tua dengan baik. Padahal, jujur, aku udah hati-hati lho, karna walaupun aku nggak suka, aku tau itu barang mahal, beli juga pakai duit bukan daun. Tapi ya… nggak tau kenapa si anting emang suka lepas sendiri dari telingaku, tau-tau ilang. Ah, nggak ngerti deh. Sampai aku bilang ke mami, ” Nggak usah beli anting lagi aja ya mi, sayang uangnya. Nanti ilang lagi.”.

Trus, Mami malah mengerutkan kening, ” Lha trus kamu nggak mau pakai anting?? kamu ini perempuaaannnnn!”.

So What? daripada ilang lagi. Alhasil sampai detik ini di umurku yang hampir 21 tahun ini, aku nggak pakai perhiasan apapun. Sama sekali. MySpace

Begitulah kehidupanku dulu, bahkan mungkin sampai sekarang masih, tapi udah nggak separah dulu. Sejak kenal sama si Bebek, sedikit demi sedikit sifatku mulai jadi seorang “wanita”. Yah, berkat beberapa kejadian juga sih. Contohnya, sekarang aku pakai rok karna Mami yang nyuruh. Udah hampir 2 tahun ini sejak kejadian kecelakaan terakhir yang aku alami (insyaallah yang terakhir, amiinn). Waktu itu sampai tulang mata kakiku retak (udah pernah aku ceritain di sini). Abis sembuh, Mami langsung meng-ultimatum

Nggak usah pakai CELANA lagi! Kalo mau keluar rumah, terutama kuliah harus pakai ROK! Kalo nggak pakai rok, mending  NGGAK USAH MASUK KULIAH!!

MySpaceJreng… jreng…

Bete beratlah saya waktu itu. Aku jadi ngadu ama Bebek, nggak taunya Bebek malah bilang, ” Emang lebih baik kamu pakai rok, yank.”. Haddee… bayangkan! Aku yang lagi gondok berat, ngadu ke Bebek untuk dapat pembelaan, tapi yang kuterima malah si Bebek menyetujui apa yang sedang aku tolak. Seakan-akan aku jadi sendirian di dunia yang luas dan hampa ini MySpace.

Yah, akhirnya aku pakai rok dan sekarang malah lagi suka banget ama rok yang bentuknya tumpuk-tumpuk gitu, apa ya namanya… rok canda ya? aku nggak begitu tau tentang fashion hehe.  Dan dari sepatu kets beralih ke sepatu yang lebih feminim (bahkan sekarang nggak pernah pakai sepatu kets, pakainya cuma pas acara-acara out bond aja atau kalo lagi mood olahraga lari-lari keliling kampung).

Sekarang juga lagi seneng-senengnya ama Perawatan Diri. Suka cari salon-salon yang enak buat nongkrong hehe. Dan beberapa hari ini pengen banget Body Spa, tapi dana belum mencukupi MySpace . Tiap hari pengen tampil cantik setiap saat, wangi setiap saat, dan pengen lebih ramah (ini yang susah). Kadang sampai aku juga agak gimana… gitu, ngerasa aneh tapi bahagia *lho

Nah, teman… ada yang tau nggak gimana caranya biar bisa lebih ramah ke orang lain? ini udah kaya’ “penyakit” dari kecil. Susah sekali mau ramah sama orang. Pernah berhasil, tapi kembali lagi ke sifat asli. Aaaarrgghh… bisa nggak, sih merubah watak yang buruk untuk jadi lebih baik? Biar bisa jadi wanita yang cantik luar-dalam MySpace

NB: Jangan lupa mampir di “rumahku” yang satunya ya: http://www.nutrisicantik.blogspot.com ^_^

Diam itu Selalu Emas Emank?

Published Juli 10, 2010 by avokadojuice

Sering denger kata-kata ini “Diam itu emas” ?

Apa kata-kata ini selalu dapat dipakai di setiap keadaan?

Humm… bisa juga, nggak juga bisa (beribet banget bahasanya hoho). Tapi menurut pengalamanku sih, diam sedikit banyak membantu. Membantu menghindar dari perdebatan, membantu kabur dari todongan pertanyaan-pertanyaan yang menurutku nggak penting, membantu… banyak banget lah! Nih, aku kasih contoh yang real aja yah,

Beberapa bulan yang lalu waktu awal-awal kuliah aku temenan deket ama 2 orang temenku, sebut aja A ama B. Dari awal kenal aja, aku udah tau kalo aku bakal nggak cocok ama si A dan bisa cocok ama B ( nggak tau kenapa, dari dulu aku bisa nebak tingkah laku orang dari wajahnya dan keseringan bener). Dan setelah beberapa lama temenan ama mereka terbukti. Banyak sifat dari si A yang nggak bisa cocok ama aku. Walaupun aku berusaha bersikap biasa aja, tapi yang namanya hati… kalo udah nggak cocok ya susah. Aku jadi sering diem kalo ada A. Dan lebih sering curhat ama si B. Giliran si A curhat ke B, Q cuma diem, pura-pura sibuk. Makanya itu dia nggak pernah sama sekali curhat ke aku hahahaha (jahat nian aku ini, maaf… maaf…).

Sampai suatu hari, si B uring-uringan ama aku pas si A nggak ada. Katanya, akhir-akhir ini si A sering curhat ama dia tapi sambil marah-marah nggak jelas. Jadi si A ini ceritanya kesel ama orang trus curhat ke B, udah ditanggepin ama si B, ditanya baik-baik, eh… malah si B malah kena semprot. Dia jadi males kuadrat samapai akhirnya matiin HP-nya hehehh… Aku sih cuma ngakak aja waktu liat si B uring-uringan gemes begitu. Aku cuma bilang ” Bener kan yang aku bilang kemarin, anak itu ntar bikin masalah, makanya aku lebih suka diem kalo dia ngomong hihi, aku jadi terhindar dari semprotan dia kan? wkwkwkwk”. Eh si B tambah marah ” Sialan lu, lha kalo gue juga diemin dia, yang mau dengerin dia siapa coba? Temennya dia kan cuma kita”. Aku manggut-manggut. Bener juga sih, selama ini kan kita ke mana-man bertiga. Dan si A tipe orang yang nggak bisa cepet deket ama orang lain. Kalo udah deket ama orang, dia bakal tergantung ama orang itu. Kasian juga sebenernya, tapi aku juga nggak mau repot kalo gini masalahnya hahah. Egois sih, tapi aku memang nggak suka deket-deket ama masalah yang nggak ada sangkut pautnya ama aku. Sejujurnya aku salut ama si B, karna sekesel apapun dia sama orang, dia tetep berusaha care ama orang itu. Contoh sahabat yang baik lah. Nggak kaya’ aku 😛

Walaupun sebenernya “diam” di atas tidak dibenarkan, tapi tetep membantu buatku heheh. Umm… ada contoh juga kalo ” diam nggak selalu emas”. Jujur, aku ini emang suka sesumbar (tapi aku bener-bener pengen ngilangin sifat ini). Sampai mami bilang ” Mami nggak butuh ngomong, tapi butuh bukti!” waktu ngomongin tentang kuliah. Oke, aku jadi jarang ngomongin masalah kuliah lagi ke mami. Aku belajar ya belajar aja. Ada tugas ya kerjain aja. Pokoknya semuanya aku kerjain sendiri tanpa mami perlu tau.Yang penting bukti kan? Eh… beberapa lama kemudian, aku dipanggil mami, trus mami bilang gini ” Kamu itu gimana sih, kuliahmu itu gimana?? KoQ nggak ngomong ama mami blas. Kaya’ hidup sendiri aja!”. Aku cuma angkat alis. Apa-apa salah. Ngikut salah, nggak ikut tambah salah. Ya udah aku diem aja. Lagian ujian akhir aja belum, gimana aku mau sesumbar? belum ada bukti. Aku jadi sering diem kalo dimarahin mami, soalnya percuma jawab juga.

Jadi, terkadang diam memang emas, tapi diam juga bisa bikin celaka heheheh… tapi untuk sekarang ini, aku hanya ingin diam. Diam tanpa banyak kata yang terucap. Aku ingin menyibukkan diriku di duniaku sendiri. Nggak mau peduli ama yang bukan urusanku. Nggak mau bikin masalah baru. Cuma ingin diam.

Mencoba

Published April 23, 2010 by avokadojuice

Huufftt… ngenes juga baca dasbor, sempet baca komentnya temen-temen, sempet mampir juga ke blog mereka, baca-baca dikit  tapi belum dikomen MySpace

Hahh… aku jadi kangen pengen blogwalking lagi, comment-comment nggak jelas nanggepin postingan temen-temen hehe. Maka dari itu, akhirnya aku memutuskan untuk balik lagi buat aktif blogging. Rada repot sebenernya karna harus bagi-bagi waktu buat kuliah ‘n buat blogging, ya tapi nggak pa-pa lah. Apa sih yang nggak buat Rumah Avokadojuice -ku ini hehe.

Hmm… kali ini aku mau cerita aja ya. Nggak ada topik plus lagi nggak bisa tidur hehe. Sekarang langsung ke sesi tanya jawab aja deh. Cekidott…

Sebenernya, kesibukan apa sih yang bikin Vivi sempet hiatus?

Kalo ditanya kesibukan apa, sebenernya nggak jelas juga. Wong aku juga nggak tau sehari-hari mau ngapain. Tapi yang jelas… akhir-akhir ini aku sering bermimpi. Bukan mimpi ‘bunga tidur’ lho. Maksudnya… ya bermimpi, berangan-angan, bercita-cita. Banyak mimpi yang kubuat dan pasti ingin segera diwujudkan. Jadi bisa disimpulkan bahwa aku sedang sibuk mewujudkan impianku MySpace

Emang impian apa aja sih? Tentang apa?

Banyak. Tentang apa aja:

  • tentang kuliah : ini yang paling penting. Gimanapun juga statusku masih mahasiswi semester 2 jurusan Teknik Informatika di sebuah universitas negeri di Solo. Jadi ya tugas utamaku sebagai mahasiswi adalah belajar dan mendapatkan nilai-nilai yang baik, ya nggak sih? Atau ada yang mau protes ama pernyataanku barusan? Kaya’nya aku bener deh :p Hahhh… karna aku belum mengerjakan tugas utamaku itu selama ini dan akhirnya IP jadi njemblok plus ancur dengan sukses, makanya aku ingin perbaiki itu semua. Walaupuunnnn… nggak yakin juga bisa hehe. Tapi lagi-lagi aku harus berterimakasih sama si bebek. Dia janji mau datang ke solo kalo nilai IP-ku ada peningkatan dibanding semester kemarin. Aku jadi lebih semangat buat belajar

MySpace niatan yang nggak jelas haha

  • tentang kerjaan : sebenernya nekat kalo aku mau nyambi part time juga. Udah tau nilai jeblok masih aja mau curi-curi waktu buat cari tambahan uang. Sok-sok an serba bisa nih. Bagi waktu buat kuliah ama bloging aja ribet, dasar emang dodol si Vivi ini

MySpace Yah, tapi berusaha apa salahnya sih, kan mencoba ya nggak? mencoba buat mandiri. Hmm… tapi sampai sekarang aku masih bingung, enakan part time apa ya yang nggak nyita banyak waktu, ada yang punya usul, guys? Sementara ini aku cuma jualan pulsa, counter berjalan gitu, lumayan nggak ribet, sih dan bisa nambah-nambah penghasilan walaupun dikiiiitt… hehe

  • tentang kesehatan (loh) : iya plen, akhir-akhir ini aku gampang sakit dan jadi nggak enak ngapa-ngapain. Jadi hancur semua jadwal. Lagi nyari menu sehat buat makan sehari-hari. Lagipula aku juga sedang belajar masak, belajar jadi istri yang baik dan sholehah (halah, tapi amin deh ) jadi sekali dayung dua, tiga pulau terlewati dah :p
  • tentang wish list : ini menyangkut kerjaan juga. Inilah alasan kenapa aku pengen part time. Ada barang yang harus dibeli tapi tentunya nggak minta ama ortu lah, nggak enak juga kali. Lagian aku pengen beli dari hasil keringetku sendiri biar lebih puas gitu (nggaya banget dah).
  • dll, banyak dan berstatus secret jadi nggak perlu diceritain juga

Nahhhh itulah serangkaian mimpi-mimpi yang ingin aku wujudkan. Kasih tips dunk, saran atau kritik lah, biar aku bisa jalanin semuanya dengan baik dan benar dan lebih mudah tentunya. Finally, sampai sini aja deh, maaf postingannya nggak jelas hehehhh…. makasih kalo ada yang mau kasih tips ke aku, kasih sepuluh jempol deh ;DMySpace

Setia atau cari yang lebih baik?

Published Februari 9, 2010 by avokadojuice

Sebenarnya, hari ini bukan waktu yang tepat untuk update di blogku yang mulai ditelantarkan oleh pemiliknya ini MySpace . Tapi, ada satu pikiran yang sangat mengusikku, hingga aku memutuskan ingin berbagi ama teman-teman. Ya, tentang sebuah pilihan hidup.

Kemarin, aku sempet share ama Mamiku tercinta di sebuah cafe. Nggak niat buat sharing sebenernya, karna aku nggak suka sharing ama ortu sendiri. Biasalah, selalu beda pendapat dan pasti akan berakhir dengan beban di otakku. Karna aku bakal terus kepikiran pendapat-pendapat Mami yang menentang pendapatku. Entahlah… aku nggak pernah tau kenapa aku bisa selalu bertentangan dengan Mami. Mungkin karna I’m a teenager n she’s mother hehehe
Naluriku beneran terbukti. Siang itu arah pembicaraan kami menuju tentang “sosok cowok”. Berbagai macam karakter cowok, kami bicarakan. Dari tipe cowok yang norak”, “pengobral janji”, “manja”, sampai tipe cowok yang “ngemong” alias ke-bapak-an. Karna beliau seorang psikolog, beliau memberi gambaran tentang tipe cewek apa yang disukai tiap karakter cowok. Sampai situ, aku sedikit setuju ama Mami. Sedikit, karna di akhir pembicaraan, ada sesuatu yang bertentangan dengan pendapatku.

“ Karakter manusia memang berbeda, tapi nggak menutup kemungkinan dia bisa berubah karna suatu hal, cinta mungkin… who knows?”

Cowok yang manja, biasanya suka ama cewek yang keibuan. Sedangkan kalo ceweknya sama-sama manja, nggak akan bisa akur, kata Mami. Tapi siapa tau, ketika seseorang memilih untuk mencintai sesosok manusia, dia akan berubah untuk orang yang dicintainya itu. Lebih dewasa, lebih mentingin orang lain dan nggak (keseringan) manja lagi. Yah, mengimbangi pasangan lah. Itu udah banyak terbukti loh… Jadi maksudku, jangan asal mengecap “kamu itu nggak cocok ama dia” hanya karna melihat karakter. Siapa tau, dengan dia memilih untuk mencintai sosok itu, dia akan berubah dengan sendirinya, mengimbangi sang pasangan MySpace

Pembicaraan berlanjut tentang sepupuku. Ceritanya, sepupuku ini udah punya pacar, sebut aja A. Tapi tiba-tiba dia ditembak ama temen kampusnya yang namanya B. Menurut aku, A ini lebih baik daripada B. Karna A itu tipe cowok yang “ngemong”, kalo yang B tipe cowok “norak”, maksudku cowok yang lebih mentingin bergaya di depan umum daripada nawarin ngebawain barang belanjaan ceweknya. Yang bikin aku heran lagi, sepupuku ini kenapa jadi bingung milih yang mana. Dia sibuk tanya sana sini, “ Enakan aku pilih A atau B?”. Mami ku juga jadi korban pertanyaannya. Dan Mami bilang, sih beliau pilih A. Jelas. Aku heran, dia ini udah gede, harusnya tau mana yang baik dan nggak. Mana yang nyusahin dan nggak. Lagian posisi dia kan dia lagi berstatus “pacar” ama si A. Apa namanya nggak nyakitin perasaan A, kalo hanya karna cowok norak kaya’ B nembak dia, dia jadi ragu pilih yang mana. Iya kalo yang nembak itu emang lebih baik dari A, wajar kalo dia bingung. Lha ini…?

Kata Mami, sepupuku itu lakuin itu karna ia cenderung masih ingin mencari cowok yang lebih baik. Itu artinya, dia masih bisa jawab “iya” kalau ada cowok lain yang nembak dia lagi. Dalam hati aku bilang,” Harusnya, kalau dia memilih untuk menjalin hubungan dengan seseorang, dia memastikan dulu, apa itu orang yang baik. Kalau masih penasaran, bukannya lebih baik sahabatan dulu daripada beresiko nyakitin orang lain. Mungkin kelihatan terlalu pemilih, tapi resiko bikin orang sakit hati itu bisa jadi karma lho.”. Okelah kalau dia pacaran, tapi jangan dengan alasan “ ada cowok yang lebih baik dari kamu” itu menjadi sebab pilihan untuk putus. Mau sampai kiamat, kalo kita cari orang yang sempurna nggak akan ketemu. Sedangkan udah banyak hati yang disakiti. Dosa bo’! Kenapa nggak milih untuk belajar mencintai dia aja, menerima segala baik dan buruk dia. Asal buruknya nggak keterlaluan aja. Atau, jadiin diri sendiri lebih baik dan mempengaruhi pasangan menjadi lebih baik juga. Jadi nggak perlu “buang” orang dunk.

Coba bayangin deh, kalo semua orang cenderung mencari pasangan yang lebih baik. Buang yang lama, karna ada barang baru. Bisa jadi tempat rongsokan dunia ini MySpace . Kalau memang mau cari yang lebih baik, alasannya bukan karna “ada pihak ketiga” tapi alangkah lebih indahnya karna memang tidak ada kecocokan. Jadi, nggak kan ada lagi orang yang ngerebut pacar orang lain, dunia jadi tentram karna banyak yang setia terhadap pasangan dan saling mempengaruhi hal yang baik
MySpace

Itu, sih menurutku, bisa jadi aku berpendapat begini karna pengaruh pengalaman pribadi hehe, menjalani LDR alias Long Distance Relationship itu nggak gampang lho. Banyak susahnya tapi masih bisa bertahan tuh sampai tahun ke-2.Karna mencintai dia yang ada jauh di sana udah jadi pilihan hidup aku jadi ya… fine-fine ajalah hehe.

“ Banyak cinta yang datang mendekat, ku menolak… Semua itu karna kucinta kau…”

Hahahaha… MySpace