Setia atau cari yang lebih baik?

Sebenarnya, hari ini bukan waktu yang tepat untuk update di blogku yang mulai ditelantarkan oleh pemiliknya ini MySpace . Tapi, ada satu pikiran yang sangat mengusikku, hingga aku memutuskan ingin berbagi ama teman-teman. Ya, tentang sebuah pilihan hidup.

Kemarin, aku sempet share ama Mamiku tercinta di sebuah cafe. Nggak niat buat sharing sebenernya, karna aku nggak suka sharing ama ortu sendiri. Biasalah, selalu beda pendapat dan pasti akan berakhir dengan beban di otakku. Karna aku bakal terus kepikiran pendapat-pendapat Mami yang menentang pendapatku. Entahlah… aku nggak pernah tau kenapa aku bisa selalu bertentangan dengan Mami. Mungkin karna I’m a teenager n she’s mother hehehe
Naluriku beneran terbukti. Siang itu arah pembicaraan kami menuju tentang “sosok cowok”. Berbagai macam karakter cowok, kami bicarakan. Dari tipe cowok yang norak”, “pengobral janji”, “manja”, sampai tipe cowok yang “ngemong” alias ke-bapak-an. Karna beliau seorang psikolog, beliau memberi gambaran tentang tipe cewek apa yang disukai tiap karakter cowok. Sampai situ, aku sedikit setuju ama Mami. Sedikit, karna di akhir pembicaraan, ada sesuatu yang bertentangan dengan pendapatku.

“ Karakter manusia memang berbeda, tapi nggak menutup kemungkinan dia bisa berubah karna suatu hal, cinta mungkin… who knows?”

Cowok yang manja, biasanya suka ama cewek yang keibuan. Sedangkan kalo ceweknya sama-sama manja, nggak akan bisa akur, kata Mami. Tapi siapa tau, ketika seseorang memilih untuk mencintai sesosok manusia, dia akan berubah untuk orang yang dicintainya itu. Lebih dewasa, lebih mentingin orang lain dan nggak (keseringan) manja lagi. Yah, mengimbangi pasangan lah. Itu udah banyak terbukti loh… Jadi maksudku, jangan asal mengecap “kamu itu nggak cocok ama dia” hanya karna melihat karakter. Siapa tau, dengan dia memilih untuk mencintai sosok itu, dia akan berubah dengan sendirinya, mengimbangi sang pasangan MySpace

Pembicaraan berlanjut tentang sepupuku. Ceritanya, sepupuku ini udah punya pacar, sebut aja A. Tapi tiba-tiba dia ditembak ama temen kampusnya yang namanya B. Menurut aku, A ini lebih baik daripada B. Karna A itu tipe cowok yang “ngemong”, kalo yang B tipe cowok “norak”, maksudku cowok yang lebih mentingin bergaya di depan umum daripada nawarin ngebawain barang belanjaan ceweknya. Yang bikin aku heran lagi, sepupuku ini kenapa jadi bingung milih yang mana. Dia sibuk tanya sana sini, “ Enakan aku pilih A atau B?”. Mami ku juga jadi korban pertanyaannya. Dan Mami bilang, sih beliau pilih A. Jelas. Aku heran, dia ini udah gede, harusnya tau mana yang baik dan nggak. Mana yang nyusahin dan nggak. Lagian posisi dia kan dia lagi berstatus “pacar” ama si A. Apa namanya nggak nyakitin perasaan A, kalo hanya karna cowok norak kaya’ B nembak dia, dia jadi ragu pilih yang mana. Iya kalo yang nembak itu emang lebih baik dari A, wajar kalo dia bingung. Lha ini…?

Kata Mami, sepupuku itu lakuin itu karna ia cenderung masih ingin mencari cowok yang lebih baik. Itu artinya, dia masih bisa jawab “iya” kalau ada cowok lain yang nembak dia lagi. Dalam hati aku bilang,” Harusnya, kalau dia memilih untuk menjalin hubungan dengan seseorang, dia memastikan dulu, apa itu orang yang baik. Kalau masih penasaran, bukannya lebih baik sahabatan dulu daripada beresiko nyakitin orang lain. Mungkin kelihatan terlalu pemilih, tapi resiko bikin orang sakit hati itu bisa jadi karma lho.”. Okelah kalau dia pacaran, tapi jangan dengan alasan “ ada cowok yang lebih baik dari kamu” itu menjadi sebab pilihan untuk putus. Mau sampai kiamat, kalo kita cari orang yang sempurna nggak akan ketemu. Sedangkan udah banyak hati yang disakiti. Dosa bo’! Kenapa nggak milih untuk belajar mencintai dia aja, menerima segala baik dan buruk dia. Asal buruknya nggak keterlaluan aja. Atau, jadiin diri sendiri lebih baik dan mempengaruhi pasangan menjadi lebih baik juga. Jadi nggak perlu “buang” orang dunk.

Coba bayangin deh, kalo semua orang cenderung mencari pasangan yang lebih baik. Buang yang lama, karna ada barang baru. Bisa jadi tempat rongsokan dunia ini MySpace . Kalau memang mau cari yang lebih baik, alasannya bukan karna “ada pihak ketiga” tapi alangkah lebih indahnya karna memang tidak ada kecocokan. Jadi, nggak kan ada lagi orang yang ngerebut pacar orang lain, dunia jadi tentram karna banyak yang setia terhadap pasangan dan saling mempengaruhi hal yang baik
MySpace

Itu, sih menurutku, bisa jadi aku berpendapat begini karna pengaruh pengalaman pribadi hehe, menjalani LDR alias Long Distance Relationship itu nggak gampang lho. Banyak susahnya tapi masih bisa bertahan tuh sampai tahun ke-2.Karna mencintai dia yang ada jauh di sana udah jadi pilihan hidup aku jadi ya… fine-fine ajalah hehe.

“ Banyak cinta yang datang mendekat, ku menolak… Semua itu karna kucinta kau…”

Hahahaha… MySpace

Komentar bertahan »

Mimpi Aneh si Ji Hoo

Akhir-akhir ini tidurku sering nggak nyenyak. Ada aja yang aku pikirkan sampai bisa terbawa mimpi. Tapi terkadang aku juga bermimpi sesuatu yang sama sekali nggak pernah terbayang di pikiranku, seperti mimpiku kali ini…

Sebelumnya, aku mau cerita sedikit tentang tokoh utama di mimpiku itu, yaitu Wahyu.

Wahyu itu salah satu teman sekelasku di kampus. Wajahnya dia itu miriiiiiiipppppp banget ama Kim Hyun Joong, aktor  Asia yang memerankan tokoh Ji Hoo di drama Asia Boys Before Flower alias BBF.

lanjutkan…

Komentar (25) »

Hanya Sepatah Kata Pengucap Rindu

Aku kangen blogging, tapi keadaan bikin aku g bisa apa-apa…

aku kangen ama temen-temen dunia mayaku, tapi aku nggak bisa berbuat banyak…

aku kangen ama apiku… tapi lagi-lagi, akupun hanya bisa memberi sedikit perhatian

tubuhku payah, ragaku lelah jika harus terus menatap dunia…

bukannya aku tak ingin bangkit, tapi selalu kusalahkan keadaan…

waktu yang kuharapkan, untuk memapahku berdiri, mengembalikan semangatku…

bantu aku berdiri tegak, berjalan dan meraih orang-orang yang aku sayang,

aku tak menyesali yang terjadi, tapi dampak dari semua ini…

membuatku tak berkutik, kau tau… aku ingin berlari, tapi kakiku tak sanggup untuk berdiri sekalipun…

musibah yang sama untuk tiap manusia, tapi aku tak menyangka terjadi padaku

doakan aku, kawan…

aku ingin kembali menatap mentari dengan kakiku ini…

Komentar (12) »

Aku Ingin Pulang

Salahkah aku, ketika aku merindukannya…

Ingin saling bercerita,

menatap,

tersenyum…

Salahkah aku jika aku ingin menangis…

Ketika hati ini tak lagi tersentuh,

saat aku tak bisa lagi tersenyum untuknya…

Aku ingin pulang

Menjemput semua bahagiaku

dengan atau tanpanya

Aku ingin pulang

Menerima semua kekalahanku

dan berusaha menata hatiku kembali

Biarkan aku pergi membawa luka ini

Biarkan semuanya kusimpan di dasar hatiku

Biarkan aku menelan harapan-harapan bodohku…

Aku terima jika aku tak lagi menjadi senyummu

Aku terima jika aku menjadi dukamu

Kini aku akan pergi…

meninggalkan semua mimpiku… mimpimu

Biarkan aku sendiri,

menempuh hidupku

Aku tak ingin lagi biarkan kau kecewa

Aku akan memulai semuanya dengan tanganku

Aku pulang tanpamu…

P.S = Untuk seseorang yang Q hormati,

Maaf

Komentar (30) »

Kebodohan di Pagi Hari

Berawal dari perasaan yang g karuan, seperti ada sesuatu yang salah… Q berangkat dengan langkah ragu menuju kampus. Hari masih terasa dingin, sinar mentari masih belum banyak mengeluarkan kehangatannya. Hari yang sangat nyaman untuk dapat kembali di balik selimut…

But, that’s my fool…

Pagi ini seperti biasa, berangkat kuliah bareng ama sepupu Q yang baru seminggu ini tinggal di rumahku. Kebetulan dia juga ada kursus pukul 07.30, bareng ama jadwal kuliah Q. Sebenarnya g bisa dibilang berangkat bareng. Karna dia bawa motor sendiri, Q juga naek motor sendiri. Cuma dari rumah berangkatnya barengan. Tapi sampai di jalan malah kebut-kebutan. Nah, pagi ini Q ngerasa males banget mau ngebut. Jadilah dia, sepupu Q itu udah sampai jauh ke depan, Q masih di belakang, nyantai…

Sampai di kampus, sumpah mampus neh perasaanku tambah g enak. Setelah markir Jupiter hijau-ku, Q buru-buru ke depan gedung fakultas. Dengan perasaan heran dan aneh, Q tengok sana-sini sambil ngomel dalam hati, ” Nih anak-anak pada ke mana, sih??”. Q taruh tas Axioo Q dan bermaksud mau sms Handini. “Kali aja dia udah di atas,” pikir Q. Tapi Q urungkan niat Q. “Emang sekarang pelajaran apa, jangan-jangan…” tanyaku ke diri sendiri. Cuma catatan kecil: seorang vivi g pernah liat jadwal kuliah.

Once again, that’s my fool…

Q buru-buru buka jadwal, Q telusuri deretan huruf yang membentuk kata Selasa

GOD!!!!! Perasaan g enakku terjawab sudah, hari ini, pelajaran pertama: BAHASA INDONESIA.

Pantesan g ngeliat batang hidung bocah-bocah TI ‘09. G taunya hari ini… dosennya ijin sebulan g masuk!!!!

BEGOOOOO!!! Ngapain gw berangkat jam segini!!! Habisin bensin, keringetan, habisin tenaga!! Mending bobo, nonton tv, ngetem di kamar mandi, lumayan dapet 2 jam… dasar vivi dodolllll!!!!!

Q cuma bisa tersenyum getir… balik ke parkiran, ambil motor, meluncur ke rumah dengan hati yang ‘dodol’ abissss!!!

@#$%^&!

Q ceritakan kisah ini tepat ketika Q sampai di rumah. Cuma ingin berbagi dan survei:

Q ini oon g, sih?

Komentar (37) »

Gara-gara Ketoprak Betawi

Hhh… I’m back, guys!

G betah kalo g ceritain pengalaman Q yang satu ini. Nyebelin, nyusahin tapi tak terlupakan! Bodo’ amat ama tugas menumpuk, Q mau curhat dulu. Ok, kalo gitu langsung aja…
mari…

Komentar (38) »

MAU CUTI!!

Maaf sodara-sodara Q….

Saya sedang sibuk akhir-akhir ini. Hanya bisa menengok blog ini sekali 2kali dalam sehari, belum bisa posting sementara.

Mohon doa restu, saya akan meni… eh, maaf, saya sedang mengerjakan tugas-tugas kuliah yang menumpuk. Mohon doa restu agar dapat mengerjakan dengan baik dan lancar-lancar aja. Agar cepet kelar kuliahnya, biar cepet dijemput oleh sang pujaan hati *halaaahhhh… baru juga mulai kuliah, just kidd bro!

Hhhh… semoga saya kuat menjalani semua ini, semoga saya tabah, semoga saya masih bisa berdiri tegak, semoga saya masih bisa bernafas… *woiii…. paan seh?? kaya’ lagi perang aja.

Saya akan masih tetap mampir di blog kalian (sebagai teman yang baik… hehe). Sedikit refreshing dari kepenatan di hari-hari saya. Mohon sediakan makanan dan minuman yang lezat… *laahhh, emank warung?!.

Baek-baek ya kalian di sana, adinda g kan pergi lama koQ *jadul amat yak

Bubye

MMMUUUAAACCCHHHZZZ…. jangan kangen ya, teman

Saya cuma pergi sebentar, mengurus masa depan saya, lahir dan batin…

*daripada terus ngomong ngelantur, mending udahan aja yok… ‘coz Q belum mandi hehehe

bye semua…. \(^0^)/

Komentar (27) »

H-1

Ini tentang Facebook Q

Serasa mendadak jadi artis, wall Q penuh dengan comment. Entah dari temen kampus, temen SMA, temen SMP (kapan gue SMP?!) bahkan temen SD! Woww, semuanya ngucapin “Happy Birthday” *ngelap air mata. Padahal ultahnya masih besok, tapi malam ini aja udah penuh (g penuh-penuh banget, sih sebenernya), gimana besok?? Siap-siap wawancara, deh *halaaahhh… ngarep
…mari, mari

Komentar (16) »

Ketika Aku Sadar

ketika aku sadar

cinta tlah tumbuh di hatiku

begitu cepat, hingga aku pun hanya terpaku menatapnya 

ketika aku sadar

aku belajar mencintaimu tanpa cela

ketika aku sadar

aku mencoba menerima ketidakhadiranmu di sisiku

mencoba mengerti tentang takdir kita

ketika aku sadar

hatiku mulai hampa

ketika aku sadar

hatiku bertanya…

“apa kau merindukanku? karna aku sangat merindukanmu di sini”

ketika aku sadar

air mataku mulai tertib menetes di tiap malamku

ketika aku sadar

bayangmu mulai hadir di tiap mimpiku

ketika aku sadar dari tidurku

satu kata yang kuucap…

” kapan kau datang menjemputku?”

Komentar (22) »

Jauh…

 

Malaikat pernah bertanya kepada Tuhan, “Mengapa manusia yang Kau pilih untuk menjadi khaifah di bumi ini, Ya Allah? Bukankah mereka adalah perusak dan penghancur?”. Tuhan menjawab, “Hanya Aku yang tau, mengapa Aku memberi keistimewaan kepada mereka.”

Bisakah kalian simpulkan? Malaikat saja tau kalo Qt, para manusia adalah perusak. Tapi mengapa Tuhan memberi kepercayaan kepada manusia untuk menjadi seorang pemimpin di dunia ini?

…tinggal pencet

Komentar (16) »